Bimbingan Rohani di Lapas Barelang: Tiga Kunci Kesabaran Bekali Warga Binaan
Sabar dalam Ketaatan, sabar dalam ujian/cobaan dan sabar dalam menghindari maksiat

By Muhammad Yusuf, S.Sos.I.,M.Pd.,CTrQ.,CPSQ 29 Jul 2025, 22:42:26 WIB Sekitar Kita
Bimbingan Rohani di Lapas Barelang: Tiga Kunci Kesabaran Bekali Warga Binaan

Keterangan Gambar : Tim Pokjaluh KanKemenag Kota Batam memberikan Pencerahan di Lapas II A Barelang Batam


Bimbingan Rohani di Lapas Barelang: Tiga Kunci Kesabaran Bekali Warga Binaan

Batam, 29 Juli 2025 – Warga binaan Lapas Kelas II A Barelang Batam mendapatkan siraman rohani dalam kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) rutin yang diselenggarakan oleh tim Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Islam Kantor Kementerian Agama Kota Batam pada hari Selasa ini. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menghadirkan dua pemateri terkemuka, Bapak H. Mardianto, S.Ag. ,M.Pd dan Bapak H. Nasir Darmawansyah, M.Pd.I, yang membawakan tajuk utama "Tiga Macam Sabar".


Baca Lainnya :

Bimluh ini dipimpin langsung oleh tim Pokjaluh Islam Kantor Kementerian Agama Kota Batam. Dua pemateri yang memberikan pencerahan adalah Bapak H. Mardianto, S.Ag. ,M.Pd, yang merupakan Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Batu Aji sekaligus Waka I PD. IPARI Kota Batam, serta Bapak H. Nasir Darmawansyah, M.Pd.I, Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Kec. Bulang dan Bendahara Pokjaluh Islam Kemenag Batam. Mereka bersama-sama mengupas tuntas tentang "Tiga Macam Sabar" yang relevan bagi kehidupan, khususnya bagi warga binaan.


Kegiatan Bimluh rutin ini dilaksanakan pada hari Selasa, 29 Juli 2025, bertempat di Lapas Kelas II A Barelang Batam.

Tujuan utama Bimluh ini adalah memberikan pembekalan spiritual dan mental kepada warga binaan agar mereka dapat menghadapi cobaan hidup dengan lebih tegar dan kembali menjadi pribadi yang lebih baik setelah bebas nanti. Materi yang disampaikan fokus pada tiga pilar kesabaran:


Sabar dalam Ketaatan: Dijelaskan pentingnya kesabaran dalam menjalankan ibadah, seperti tidak terburu-buru dan menjaga tumakninah, bahkan dalam kondisi penuh antrean seperti ibadah haji yang membutuhkan kesabaran luar biasa saat berdesakan tawaf, sai, dan menunggu transportasi.


Sabar dalam Ujian dan Cobaan: Pemateri mengingatkan bahwa ujian hidup datang dalam berbagai bentuk, mulai dari kekurangan harta, kehilangan jiwa atau anggota keluarga, hingga kondisi seperti yang dialami warga binaan saat ini yang sedang diuji berada di Lapas.


Sabar dalam Menghindari Maksiat: Pesan terakhir tekanan pentingnya upaya sungguh-sungguh untuk menjauhi segala bentuk perbuatan maksiat dan senantiasa mendekatkan diri kepada Alloh SWT.

Melalui bimbingan ini, diharapkan warga binaan dapat lebih memahami makna kesabaran, menjadikannya sebagai landasan dalam menjalani masa hukuman, dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan bekal spiritual yang lebih kuat. (AP.Gesit/ Kyai Gaul Batam).




Video Terkait:


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment