Kolaborasi Tiga Lembaga Peningkatan Kepedulian dan Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Batam
Mari lawan Khamr dan Judi dengan CINTA (Cepatlah Insyaf Niat Taubat ke Alloh)

By Muhammad Yusuf, S.Sos.I.,M.Pd.,CTrQ.,CPSQ 09 Agu 2025, 10:52:45 WIB Internasional
Kolaborasi Tiga Lembaga Peningkatan Kepedulian dan Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Batam

Keterangan Gambar : Kolaborasi 3 Lembaga (Kemenag, Kemensos dan BNN) Peningkatan Kepedulian & Cegah Penyalahgunaan Narkoba


Kolaborasi Tiga Lembaga Peningkatan Kepedulian dan Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Batam

Batam – Dalam semangat kebersamaan untuk membangun generasi berdaya dan masyarakat bebas dari jerat narkoba, tiga lembaga besar bersinergi dalam kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (BIMLUH) yang digelar di Aula Kelurahan Bengkong Laut, Jumat (8/8/2025). Kegiatan ini melibatkan Kantor Kementerian Agama Kota Batam , Kementerian Sosial RI/Dinas Sosial Kota Batam , serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Riau .

Hadir sebagai pemateri pertama, Bapak Boby Wahyudi, SE (Koordinator SDM PKH Dinsos Kota Batam sekaligus Ketua Tagana Provinsi Kepulauan Riau), yang memaparkan tentang Integrasi Implementasi Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) dengan Stakeholder . Ia mengajak seluruh SDM PKH agar mengemas P2K2 secara lebih inklusif dengan melibatkan berbagai pihak serta mengangkat isu-isu prioritas nasional. Dengan konsep FDS Dynamix , P2K2 diharapkan menjadi wadah yang dinamis, menyatukan program lintas dinas, dan mampu menghadirkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menuju kemandirian dan kesejahteraan. dalam Kegiatan ini juga beliau didampingi juga oleh beberapa orang SDM PKH Kota Batam, yaitu: 1. Ibu Fitriani, S.Kep (Koordinator Kecamatan Bengkong SDM PKH Kota Batam), dan 2 orang DM PKH lainnya Sadariah, S.Keb dan Yusmaniar, AMK.

Baca Lainnya :

Sesi kedua disampaikan dr. Ayu Wedyanti , Konselor Adiksi BNN Provinsi Kepulauan Riau, yang membawakan materi Kampanye Penyalahgunaan Narkoba dan Penanganannya . Dengan nada tegas namun penuh kepedulian, beliau mengingatkan bahwa narkoba merampas masa depan, memutuskan cita-cita, dan menghancurkan keluarga. “Mencegah lebih baik daripada mengobati. Edukasi dini dan kepedulian menjadi benteng lingkungan terkuat melawan narkoba,” pesannya.

Sementara itu, sesi ketiga yang dinantikan peserta diisi oleh M. Yusuf, S.Sos.I., M.Pd., CTrQ., CPSQ , yang akrab disapa Kyai Gaul Batam (Penyuluh Agama Islam Fungsional, Agen Perubahan Gesit Kemenag Batam, Sekretaris Umum PD. IPARI Kota Batam). Dengan gaya komunikatif dan membumi, beliau mengupas makna QS. Al-Maidah ayat 90, menegaskan bahwa khamr dan judi sama-sama memabukkan dan menolak bahagia . Ia mengajak jamaah untuk melawan keduanya dengan CINTACepatlah Insyaf Niat Taubat ke Allah . Bahkan, beliau mengusulkan kepada BNN agar disediakan fasilitas rehabilitasi bukan hanya untuk korban mabuk narkoba, tapi juga “mabuk” karena judi.


Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang hangat dan penuh antusiasme. Doa penutup yang dipimpin oleh Kyai Gaul Batam, menandai berakhirnya kegiatan yang sarat makna ini. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian lintas sektor dapat melahirkan sinergi yang kuat demi terciptanya masyarakat Batam yang lebih tangguh, berdaya, dan sejahtera. (AP. Gesit/ KyaiGaulBatam).




Video Terkait:


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment