Kolaborasi Lintas Instansi, Kepala KUA Belakang Padang juga menjadi Narasumber MPLS SMPN 1 Batam:
Bapak Abdul Majid, S.Sy., Tekankan Pentingnya Budi Pekerti Bagi Siswa Baru

By Muhammad Yusuf, S.Sos.I.,M.Pd.,CTrQ.,CPSQ 17 Jul 2025, 17:42:46 WIB Sekitar Kita
Kolaborasi Lintas Instansi, Kepala KUA Belakang Padang juga menjadi Narasumber MPLS SMPN 1 Batam:

Keterangan Gambar : Bapak Abdul Majid, S.Sy., (Kepala KUA Belakang Padang): Tekankan Pentingnya Budi Pekerti Bagi Siswa Baru


Kolaborasi Lintas Instansi, Kepala KUA Belakang Padang juga menjadi Narasumber MPLS SMPN 1 Batam: Bapak Abdul Majid, S.Sy., Tekankan Pentingnya Budi Pekerti Bagi Siswa Baru

Batam – 17 Juli 2025
Hari keempat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025/2026 di SMP Negeri 1 Batam berlangsung dalam suasana hangat dan penuh inspirasi. Mengusung tema “MPLS Ramah” , kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi momentum penting dalam membentuk karakter dan etika siswa sejak dini.

Yang menarik, kegiatan MPLS kali ini menghadirkan sejumlah lintas instansi sebagai narasumber. Hadir memberikan materi diantaranya adalah Kepala KUA Belakang Padang Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Bapak Abdul Majid, S.Sy., Kepala Puskesmas Belakang Padang Bapak Syamsurijal, S.KM. (atau perwakilan), Bripka Zuhri dari Polsek Belakang Padang, dan Serda Roni Sitorus dari Koramil Belakang Padang.

Baca Lainnya :

Budi Pekerti: Landasan Moral untuk Generasi Masa Depan

Dalam paparannya, Abdul Majid,  Kepala KUA termuda dan dikenal cerdas dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Batam, menggarisbawahi pentingnya membangun karakter siswa melalui nilai-nilai budi pekerti. Ia menegaskan bahwa budi pekerti bukan sekadar pelajaran formal, tetapi harus menjadi sikap dan perilaku sehari-hari yang mencerminkan akhlak mulia seperti kejujuran, kesopanan, rasa hormat kepada sesama, dan tanggung jawab.

“Budi pekerti adalah fondasi utama dalam membangun pribadi yang beretika. Anak-anak harus dibekali nilai moral sejak dini agar tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tapi juga berakhlak,” tegas Abdul Majid.

Waspadai Narkoba: Ancaman Nyata bagi Remaja

Selanjutnya Syamsurijal dari Puskesmas Belakang Padang mengingatkan para siswa akan bahaya tembakau yang dapat merusak masa depan generasi muda. Ia menjelaskan dampak buruk narkoba terhadap kesehatan fisik, mental, dan kehidupan sosial pengguna.

"Narkoba bukan hanya merusak tubuh, tapi juga menghancurkan masa depan. Jangan pernah mencoba-coba. Jauhi lingkungan yang rentan terhadap perlindungan zat berbahaya," pesannya kepada siswa.

Judi Online: Jeratan Digital yang Menginntai

Sementara itu, Bripka Zuhri , Bhabinkamtibmas Polsek Belakang Padang, membahas fenomena judi online yang kian marak di kalangan remaja. Ia mengingatkan bahwa tindakan tersebut selain melanggar hukum, juga berdampak serius terhadap kondisi psikologis dan ekonomi keluarga.

"Judi online itu candu yang menghancurkan masa depan. Jangan biarkan teknologi memperbudak kalian. Gunakan gadget secara bijak dan positif," imbaunya.

Kenakalan Remaja: Tantangan Masa Pencarian Jati Diri

Materi berikutnya disampaikan oleh Serda Roni Sitorus dari Koramil Belakang Padang. Ia menyoroti berbagai bentuk kenakalan remaja yang sering muncul karena kurangnya kontrol dan pelatihan, seperti bolos sekolah, tawuran, dan dukungan media sosial.

"Masa remaja adalah masa pencarian jati diri. Jika tidak diarahkan, mereka bisa tersesat. Maka penting bagi anak-anak untuk memilih pergaulan yang positif dan tetap dekat dengan orang tua serta guru," katanya memberi peringatan.

Kepala Sekolah: MPLS untuk Membentuk Pribadi Tangguh dan Berprestasi

Dalam sambutannya, Kepala SMP Negeri 1 Batam, Ibu Sri Rahayu, S.Pd. menyampaikan apresiasi atas kehadiran para narasumber dan berharap MPLS tahun ini dapat membentuk karakter siswa yang disiplin, beretika, dan berprestasi.

“Kami ingin MPLS menjadi titik awal siswa untuk tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, bertanggung jawab, dan semangat dalam belajar. Dengan bekal karakter yang kuat, mereka akan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Sri Rahayu.

Kegiatan MPLS yang dikemas secara partisipatif, edukatif, dan menyentuh aspek kehidupan nyata ini diharapkan mampu meninggalkan kesan positif serta menjadi pijakan awal bagi siswa baru untuk mengukir prestasi dan membangun kepribadian yang mulia. (AP.Gesit/KyaiGaulBatam).




Video Terkait:


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment