Penyuluh Agama Islam POKJALUH dan PD. IPARI Kota Batam Hadirkan Sentuhan Spiritual di LPP Kelas II B
Bimluh Rutin, Tilawah, dan Dzikir Menyentuh Qalbu di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas II B Kota Batam

By Muhammad Yusuf, S.Sos.I.,M.Pd.,CTrQ.,CPSQ 16 Jul 2025, 12:17:44 WIB Sekitar Kita
Penyuluh Agama Islam POKJALUH dan PD. IPARI Kota Batam Hadirkan Sentuhan Spiritual di LPP Kelas II B

Keterangan Gambar : Bimbingan, Tilawah, dan Dzikir Menyentuh Qalbu di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas II B Kota Batam


Penyuluh Agama Islam POKJALUH dan PD. IPARI Kota Batam Hadirkan Sentuhan Spiritual di Lapas Perempuan: Bimbingan, Tilawah, dan Dzikir Menyentuh Qalbu

Batam, 15 Juli 2025 — Suasana hangat nan haru terasa di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas II B Batam pada Selasa pagi. Derap langkah penuh kepedulian dibawa oleh para Penyuluh Agama Islam yang tergabung dalam Pokjaluh Kemenag Kota Batam bersama Pengurus Daerah IPARI Kota Batam , menyapa para warga binaan dengan semangat pembinaan spiritual yang menyentuh relung hati.

Kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) kali ini menghadirkan empat tokoh Penyuluh Agama Islam yang berpengalaman:

  1. H. Mardianto, S.Ag., M.Pd.

    Baca Lainnya :

  2. H. Nasir Darmawansyah, M.Pd.

  3. Abdullah Dahlawi, S.Hum., M.Si.

  4. Nazahati, S.Ag.

Rangkaian kegiatan diawali dengan tausiyah reflektif bertema “Empat Pertanyaan di Akhirat” , yang mengajak para warga binaan untuk merenungkan arah hidup dan memperkuat spiritualitas. Penyampaian materi berlangsung penuh empati dan interaktif, membangkitkan harapan dan kesadaran diri dalam menghadapi masa depan.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan praktik tilawah Al-Qur'an , khususnya pengenalan maqam lagu Bayyati yang dibawakan dengan penuh penghayatan. Para peserta dengan antusias menirukan nada-nada tilawah, membuka ruang ekspresi spiritual yang menyejukkan.

Suasana semakin hidup ketika peserta bagian dalam kelompok kecil untuk praktik membaca Iqro' dan Al-Qur'an , didampingi langsung oleh para penyuluh. Interaksi yang intens dan personal ini menghadirkan nuansa pembelajaran yang ramah dan memotivasi, membuktikan bahwa setiap individu berhak untuk belajar dan tumbuh, kapan pun dan di mana pun.

Sebagai penutup, lantunan dzikir penenang hati menggema dari balik jeruji, meneteskan air mata keikhlasan dan harapan dari para peserta. Dzikir bersama ini menjadi momen puncak, menghadirkan kedamaian dan rasa kebersamaan yang sulit dilukiskan dengan kata-kata.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas pemanasan, tetapi juga oase spiritual yang menghadirkan harapan, cinta, dan cahaya dalam ruang yang selama ini sering kali dipenuhi kesepian.

Dengan semangat “membina tidak menghukum” , Bimluh ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran para Penyuluh Agama Islam dan PD. IPARI Kota Batam mampu membuat sedikit perubahan dan pembuka jalan hijrah, bahkan di balik dinding penjara. (AP.Gesit/KyaiGaulBatam/SekumPDIPARIBatam).




Video Terkait:


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment