Bikin Merinding! Kyai Gaul Batam Paparkan Karya Ilmiah di Kampus Unggul UNISSULA Semarang
SEMEDI sentiasa diliputi CINTA (Cerdas, Inovatif, Neurosains, Terupdate, dan Alloh bersamaku)

By Muhammad Yusuf, S.Sos.I.,M.Pd.,CTrQ.,CPSQ 02 Feb 2025, 21:44:19 WIB Dunia Islam
Bikin Merinding! Kyai Gaul Batam Paparkan Karya Ilmiah di Kampus Unggul UNISSULA Semarang

Keterangan Gambar : SEMEDI sentiasa diliputi CINTA (Cerdas, Inovatif, Neurosains, Terupdate, dan “Alloh bersamaku").


Bikin Merinding! Kyai Gaul Batam Paparkan Karya Ilmiah di Kampus Unggul UNISSULA Semarang


Semarang – Ahad, 02 Februari 2025
Suasana tiba-tiba hening, semua pemandangan seolah-olah penuh khidmat, dan tak sedikit yang merinding dibuatnya! Itulah gambaran saat Kyai Gaul Batam, Ustadz Muhammad Yusuf, S.Sos.I., M.Pd., CTrQ., CPSQ., tampil memukau dalam forum ilmiah prestisius di Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang, salah satu kampus Islam unggulan berakreditasi Unggul Nasional.

Baca Lainnya :

Dalam kesempatan yang langka dan sarat inspirasi ini, Ustadz Yusuf memaparkan karya ilmiahnya yang berjudul:

“Peran Penyuluh Agama dalam Peningkatan Mutu Ibadah melalui Program SEMEDI Kyai Gaul Batam (Studi Temuan 30 Kekeliruan Lafal Bacaan Populer di Indonesia)”. lihat videonya di channel Youtube: Kyai Gaul Batam, pada laman: https://youtu.be/irTumUNNsL0

Tak hanya menyampaikan teori, Kyai Gaul Batam berhasil menggugah kesadaran spiritual audiens melalui sajian data yang menyentuh sisi terdalam umat Islam: kesalahan lafadz dalam ibadah yang tak disadari namun sudah menjadi budaya.

30 Lafal Populer yang Keliru, Tapi Dianggap Biasa

Program SEMEDI yang merupakan akronim dari Suluh Edukatif Media Digital, menjadi pendekatan dakwah milenial yang menyajikan Kyai Gaul dengan cara yang ilmiah, solutif, dan menggugah.

Melalui kajian mendalam, beliau mengungkap 30 Pelafalan Kekeliruan yang umum ditemukan dalam bacaan (dalam sholat maupun diluar Sholat), dan Kyai Gaul Batam membaginya menjadi 3 (tiga) Aspek, yaitu: Fonetik, Tajewid dan Makna.

“Kekeliruan-kekeliruan ini tampak sepele, namun dampaknya berpotensi besar terhadap kekhusyukan dan keabsahan ibadah,” ujar Ustadz Yusuf dengan nada tegas namun penuh kelembutan.

Decak kagum tersirat dari wajah para Penguji Sidang Munaqosyah.

Ketiga Penguji dari UNISSULA — para doktor dan pakar di bidang Dakwah dan Pendidikan Islam — dibuat takjub. Paparan Kyai Gaul dinilai inovatif, kontekstual, dan menyentuh persoalan ibadah masyarakat akar rumput yang sering terlupakan di dunia akademik.


Salah satu penguji menyatakan,


“Ini bukan sekedar karya ilmiah, ini adalah bentuk cinta nyata pada umat. Sangat layak untuk dijadikan referensi nasional dalam pelatihan penyuluh agama.”


Dakwah Kultural yang Menyatu dengan Teknologi

Kyai Gaul Batam membuktikan bahwa dakwah bukan sekedar mimbar dan ceramah, tapi bisa menyatu dengan riset, teknologi digital, dan pendekatan psikologi linguistik. Program SEMEDI-nya bahkan telah menjangkau ribuan netizen melalui kanal media sosial dan kedepannya bisa menjadi bahan pelatihan penyuluh di berbagai daerah dan dikombinasikan dengan metode Pembelajaran yang efektif, yatu Metode Talaqqi Musyafahah (metode pembelajaran Al-Quran yang melibatkan interaksi langsung antara guru dan murid, di mana guru membacakan ayat Al-Quran dan murid menirunya, sambil memperhatikan gerakan bibir guru untuk pengucapan yang benar).


Penutup yang Menyentuh: “Ini Ibadah, Bukan Sekadar Bicara” Kekeliruan yang berlangsung lama dan tidak ada yang berusaha diperbaiki, sehingga kekeliruan itu kemudian tidak lagi dianggap sebagai kekeliruan, maka yang paling cakap adalah yang tahu tapi tetap "diam".


Demikianlah Menutup Kyai Gaul Batam presentasinya,

Dengan penuh haru, Seorang dosen senior bahkan menyeka air mata sambil mengucapkan,


“Baru kali ini saya melihat penyuluh agama menyampaikan ilmu selugas ini, seteduh ini.”


SEMEDI bukan hanya program. Ia adalah gerakan hati. Dan Kyai Gaul Batam, telah menyalakannya dari Batam hingga Semarang… dan akan terus menyala ke seluruh nusantara. SEMEDI sentiasa diliputi CINTA (Cerdas, Inovatif, Neurosains, Terupdate, dan “Alloh bersamaku").

(AP.Gesit/KyaiGaulBatam)




Video Terkait:


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment